Informasi
- Author: Tim Publikasi
- Created date: 2025-08-12 07:39:20
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Komputasional Siswa TIK dengan Kahoot di Lab Komputer MTsN 10 Ciamis
Pembelajaran TIK di abad 21 tidak lagi sekadar mengajarkan siswa untuk mengoperasikan komputer, tetapi juga membentuk keterampilan berpikir komputasional yang akan berguna dalam memecahkan masalah di berbagai bidang. Salah satu pendekatan kreatif yang dapat digunakan adalah gamifikasi pembelajaran melalui platform kuis interaktif seperti Kahoot.
Apa Itu Berpikir Komputasional?
Berpikir komputasional adalah cara berpikir yang melibatkan langkah-langkah logis dan sistematis untuk menyelesaikan masalah. Dalam kurikulum TIK, berpikir komputasional mencakup beberapa keterampilan utama:
1. Dekomposisi â memecah masalah besar menjadi bagian-bagian kecil.
2. Pengenalan Pola â menemukan kesamaan atau pola dari data atau masalah.
3. Abstraksi â menyaring informasi penting dan mengabaikan yang tidak relevan.
4. Algoritma â membuat langkah-langkah terstruktur untuk memecahkan masalah.
Keterampilan ini tidak hanya bermanfaat di bidang komputer, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Mengapa Kahoot Cocok untuk Mengajarkan Berpikir Komputasional?
Kahoot adalah platform kuis berbasis permainan yang memungkinkan guru membuat pertanyaan interaktif. Di MTsN 10 Ciamis, guru TIK memanfaatkannya untuk:
- Menguji pemahaman konsep berpikir komputasional secara cepat.
- Memberikan umpan balik instan melalui skor dan pembahasan jawaban.
- Meningkatkan motivasi belajar melalui kompetisi sehat.
- Mengajak siswa belajar dengan suasana menyenangkan di Lab Komputer.
Dengan Kahoot, siswa tidak hanya menghafal definisi, tetapi juga mengaplikasikan konsep berpikir komputasional dalam bentuk soal yang menantang.
Pengalaman Penerapan di Lab Komputer MTsN 10 Ciamis
Dalam sesi pembelajaran, setiap siswa duduk di depan komputer yang terhubung ke jaringan internet sekolah. Guru menampilkan soal Kahoot di layar proyektor, sementara siswa menjawab melalui komputer mereka masing-masing. Pertanyaan disusun mulai dari konsep dasar, studi kasus sederhana, hingga soal analisis pola dan algoritma.
Suasana kelas menjadi lebih hidup: siswa tertawa, berpacu menjawab pertanyaan, sekaligus berdiskusi setelah setiap soal. Bagi guru, Kahoot memberikan data hasil kuis yang bisa dianalisis untuk melihat sejauh mana siswa memahami materi.
Manfaat yang Dirasakan
- Penggunaan Kahoot dalam pembelajaran berpikir komputasional membawa beberapa manfaat nyata:
- Meningkatkan partisipasi siswa karena mereka terlibat aktif.
- Meningkatkan retensi materi karena pembelajaran dikemas dalam bentuk kuis dan diskusi.
- Menumbuhkan kepercayaan diri siswa untuk menjawab pertanyaan di depan teman-temannya.
- Mempermudah evaluasi karena nilai otomatis tersedia di sistem.
Kesimpulan
Mengintegrasikan Kahoot dalam pembelajaran berpikir komputasional di TIK terbukti efektif dan menyenangkan. Siswa belajar dengan penuh semangat, sementara guru mendapatkan cara yang lebih interaktif untuk mengevaluasi pemahaman. MTsN 10 Ciamis membuktikan bahwa dengan kreativitas dan pemanfaatan teknologi yang tepat, pembelajaran TIK dapat menjadi pengalaman yang berkesan sekaligus membekali siswa dengan keterampilan abad 21.
Artikel Terbaru
- Siswa MTsN 10 Ciamis Latihan Persiapan KSM di Laboratorium Komputer
- One Page Guide Publikasi Kegiatan Sekolah MTsN 10 Ciamis
- Meningkatkan Kemampuan Berpikir Komputasional Siswa TIK dengan Kahoot di Lab Komputer MTsN 10 Ciamis
- PANGGILAN JIWA GURU PROFESIONAL DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA
- PARADIGMA BARU KECERDASAN GURU
- PENGGUNAAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK